🌠 Pengalaman Les Di Wall Street
Padaakhirnya saya datang ke wall strett english, tepatnya di Central Park Mall di Jl. S. Parman, jakarta barat. Saya ingin mencari kursus inggris yang cocok dengan harapan saya. Awal kali perjanjian, saya mengambil kursus ini, karena adanya janji FULL REFUND dan garansi masa pencobaan dua minggu. Meski saya tidak tahu pasti program kursus seperti apa.
. I can just woke up that morning and think about social media timeline, celebrities, or even what post I should take for my instagram today but I'm not. Instead, there's one thing stuck in my mind Improve my English skill - in that level, level that brave enough to speak English, making my books and movies as my speaking reference. But grammarly perfection, confident in writing? It's way too far, not even close to Shrek's Far Far Away - haha. Lalu gue sadar. Mungkin dulu gue les Bahasa Inggris karena emang ada keharusan aja, udah gitu dulu males banget pula! Bahkan sekolah di Inggris pun nggak membuat Bahasa Inggris gue lebih baik dari segi kualitas, tapi dari segi kepedean dan kelancaran? Well, won't deny that. Sekarang jiwa merasa pintar adalah keharusan, jadinya semangat belajar lebih tinggi. Akhirnya gue memutuskan kayaknya emang harus kursus Bahasa Inggris aja lagi gitu supaya lebih percaya diri nulis Bahasa Inggris tanpa takut salah grammar. Pertanyaan selanjutnya adalah di mana baiknya?Gue rasa gue sudah kursus hampir di semua tempat kursus major di Jakarta mengingat sejak SD memang ini subject kelemahan gue. Sebut saja LIA, EF, bahkan Wall Street English WSE sudah pernah gue jajahi. Pertanyaannya? Berhasil kah? Let's start from LIA. LIA literally didn't work out - It was my early year learning English which basically I don't really care haha. I believe LIA menjadi menarik karena kurikulumnya yang tertata dan grammarly-centric - I guess. Tapi mengingat sekarang ini orang cenderung lebih tertarik belajar sama Bule daripada orang lokal, LIA nggak bisa catch up di area ini as if I remember their teachers mostly locals which will teach you to remember things not to understand things. Also their branch are not located in Central Jakarta which hard to reach most importantly for workers. What about EF? EF certainly introduced me that English is about confidence. But confidence is different with being right. So, if you want to boost your confident in speaking English, EF definitely help! It doesn't mean they don't teach you about being right, they did but it seems not their main gue ambil kursus di EF Kalimalang, pada saat itu rasanya terbaik karena kelasnya yang colorful juga didukung multimedia canggih - LIA & ILP kalah deh. Dulu gurunya a dedicate teacher - a face to face method, twice a week, teman kelas yang tetap, dan buku yang sudah dibuat khusus. Tapi I doubtly the teacher's quality though - kayaknya dulu asal bule ambil ajeu gitu. Penambahan vocabulary? Uh oh, doesn't really work, so I quit. What about the gigantic Wall Street English? People will easily go crazy when they see the admission rate of Wall Street English WSE, dua digit di depan emang terasa gila tapi believe me, harganya sama aja kalau dibagi perbulannya dan dibandingkan dengan EF. WSE ini mainannya kontrak panjang jadi terasa that's their problem. They want to make their students loyal, staying with them for a long time. Well, basically, they just focus to get more and more students. But they forgot one thing, to monitor student competencies and responsible to students is about being independent. Makanya setiap ada yang nanya gue apakah WSE worth it apa nggak, gue selalu jawab "tergantung lo niat mau belajar sendiri atau ga". WSE bagaikan orang tua tajir ke anak-anaknya, provide any fancy facilities but basically never care with their kids. WSE akan kasih lo kontrak panjang, lalu kasih semua materi dalam satu akun yang bisa lo akses di mana aja, ada social class juga yang lo bisa ikuti, lalu ujian tatap muka di kenaikan level. Kalau lo butuh tutor ada orang lokal yang dedicate untuk ngajarin, tapi sifatnya sharing dengan yang kontrak ini menjadikan siswa menganggap remeh dan jadinya males malesan dateng, toh ga di kontrol juga dan ga ada limitasi mengakses pelajarannya, tiba-tiba kontrak abis aja. Ketika ujian, mereka tidak memastikan apakah kualitas lo lebih baik atau gak. Itu hanya sekedar ujian lo kompeten apa ga. Kalau nggak ya ga mereka lulusin + nggak ngasih solusi juga. Solusinya ya belajar sendiri, capek deh. No matter how independent I am, if no one monitor my work I will easily demotivated. WSE is about creating community and being independent. So if I need someone to improve my English effectively, WSE is def not the akhirnya memutuskan gue akan kursus lagi, gue memastikan agar kursus kali ini nggak sia-sia jadi bener-bener pengen pilih tempat kursus yang bagus. Sebelumnya, gue breakdown lagi kebutuhan gue apa aja based on I concern the most1. Gue butuh banget dibimbing dan kelas tatap muka yang membuat gue bisa punya interaksi langsung ke guru, so I don't really need working with computer or any fancy facility as long as the teacher can fulfill my needs. 2. Gue sudah bekerja jadi pastinya cari jam yang fleksibel, kalaupun nggak ya after working hours or on the weekend3. I need clear curriculum, dengan materi yang jelas, goal mantap mau di writing/vocabulary/grammar, jadi kalau ada buku panduan lebih cakep lagi. 4. I actually need a course which provide a practice book that I can rent, having a library would be great too! WSE definitely can't provide number 1, 3 apalagi 4. I believe LIA can't fulfill number 2. Karena dulu merasa terbantu dengan EF, gue pun mencoba EF for Business. Tapi ternyata setelah placement test dan ketemu sama consultantnya hahahaha ketawa aja deh. EF for Business definitely WSE which I can say Uh Oh, not my type! Besides, I've never trust with course yang sangat membanggakan who they are, what makes them best, and "kita punya ini loh...jadi kamu nggak harus...." MEH thank you, next! Lalu gue coba browsing di google sampai akhirnya menemukan tempat les berlokasi di Lotte Shopping Avenue, British Council. Gue kira sebenernya ini adalah TBI atau The British Institute dulu pernah placement test di TBI juga cuma mbaknya songong, males banget tapi ternyata bukan! Waktu gue telfon, consultant-nya super chill, nggak merasa tempat lesnya paling terbaik juga jadi sifatnya cuma memberikan informasi gue nanya harga kursus, sistem belajar, dan servis yang mereka tawarkan, dia bener-bener biasa aja. Tone-nya seakan memberikan informasi tanpa terlalu persuasif yang sejujurnya membuat gue nyaman! Until I learnt what all they have and I found a truly hidden gem!Dari segi harga memang terbilang lebih mahal dibanding dengan yang 3 kursus sebelumnya but what I understand is they don't offer long contract, they offer real competencies strategy. Ada beberapa tawaran lama kontrak, pendek maupun panjang. Dari segi jenis pelajaran mereka punya 3 jenis, English Business, IELTS preparation, Social English. But what if you need 3 of them? Well you can have all of 'em because they don't ask you to choose. No matter how long your contract, you can always join any type of the English Simple-nya gini. British Council MyClass menawarkan konsep yang technically memenuhi hampir semua kebutuhan gue. Setiap harinya mereka membuka session-session dengan tema yang udah ditentukan dari 3 fokus berbeda tersebut English Business, IELTS, Social English. Nanti siswa bisa memilih untuk booking kelas tersebut via online. Di area online itu juga siswa akan tau fokus tiap tema dan goal topiknya untuk Sama aja kaya WSE dong? Eits enggak. Karena di tiap sessionya student akan face to face sama international teacher. Tiap sessionnya juga udah ada guidance sheet yang ngarahin flow belajarnya. Satu session berjalan jam dan trust me, rasanya nggak bosen sama sekali! Di tiap sesinya gue selalu dapet vocabulary dan teknik bahasa inggris yang baru. Hal yang gue kagumi, dari awal tuh gue nggak pernah dikasitau bahwa lingkungan belajarnya harus full ngomong bahasa inggris - sebagaimana diharuskan di WSE atau EF for Business ada warning english area. Cuma setiap orang yang gue temui ya terbiasa aja ngomong bahasa inggris. Dan mungkin karena harganya yang cukup pricey, kebanyakan studentnya datang dari kementrian atau pekerja pemerintahan. Dari segi fasilitas dan media belajar mungkin nggak se hi-tech EF atau WSE, tapi dari segi kurikulum pelajaran, gue bisa bilang ini terbaik sih. Paketan kontraknya menentukan berapa sesi yang mau kita ambil, dimulai yang paling cepat 20 sesi dalam 3 bulan. 1 hari biasanya tersedia 4-5 sesi, orang-orang biasanya bisa 2-3 kali dalam seminggu, mau lebih juga nggak if I only want to focus on IELTS Preparation?Kalau lo cuma sekedar yari tempat les yang fokus untuk IELTS sebenernya gue kurang menyarankan British Council MyClass ini karena materinya yang lompat-lompat membuat lo nantinya jadi bingung harus mulai darimana dan berakhir di mana, dan nggak bisa fokus juga. Kalau untuk IELTS Preparation gue sih sangat mengandalkan banget di IALF - Lembaga kursus dari Kedutaan Australia. Sayangnya IALF ini nggak menyediakan kursus general english biasa tapi cuma fokus ke persiapan tes aja. Gue ambil IELTS Prep dulu sekitar 4-5 tahun yang lalu, pertemuannya setiap selasa-jumat tapi ada juga yang tiap hari atau weekened aja, metode pelajarannya medium to heavy tapi menyenangkan dan sangat mudah dicerna, gue yakin yang les di sini pasti sih siap banget ketika tes. Metode belajarnya kaya sekolah biasa dengan international yang paling utama adalah perpustakaan! Perpustakaannya bener-bener bagus banget dan bukunya lengkap banget, lo bisa pinjem dan fotokopi bukunya! Bener-bener bikin nyaman banget. Selain IALF, ada juga yang bilang preparation di IDP enak, tapi akupun belum pernah ambil jadi nggak bisa nilai. Yang terakhir dan belum gue coba adalah TBI. Denger-denger sih TBI punya gaya belajar yang sama kaya EF tapi kurikulumnya lebih berkualitas dan terstruktur dengan alumni alumni yang kayaknya jadi banget aja. Gue sendiri belum coba, mungkin nanti kalau di British Council MyClass nggak works out juga, gue bisa coba sih kesana. To sum up, menurut gue semua kursus bahasa inggris bagus semua cuma mereka punya approach dan fokus yang beda, yang perlu juga disesuaikan dengan preference tiap individu. Sayangnya untuk gue kayaknya so far yang cocok baru British Council MyClass dan IALF membantu ya!Salam Hombimba, Grey.
Belajar bahasa asing khususnya Bahasa Inggris seharusnya menjadi salah satu kebiasaan yang wajib kita lakukan sehari-hari. Namun, masih banyak orang yang melihat hal ini menjadi sebuah beban atau malah keterpaksaan. Padahal, sebagai bahasa Internasional, bahasa Inggris sudah wajib kita pahami dan pelajari demi kemajuan diri sendiri. Banyak juga orang-orang yang masih mempertimbangkan biaya kursus bahasa Inggris karena takut tidak efektif bagi perkembangan belajarnya. Padahal, kursus masih menjadi salah satu solusi terbaik untuk belajar dengan cepat dan efektif. Dilansir dari Kompas, ada alasan-alasan kenapa kita semua harus belajar Bahasa Inggis. Di antaranya adalah Mengakses ilmu pengetahuan. Dengan adanya internet, kemudahan untuk mencari segala informasi kian mudah. Tak bisa kita pungkiri bahwa kebanyakan jurnal atau materi belajar yang valid masih menggunakan Bahasa Inggris. Maka dari itu, dengan kita bisa menguasai bahasa Inggris, kita akan lebih mudah memahami informasi yang kita serap. Memahami budaya lain. Dalam belajar bahasa, kita tak hanya belajar menggunakan bahasanya namun juga mempelajari budayanya. Dengan belajar bahasa asing, kita akan mengembangkan skill bahasa dan juga mendapatkan wawasan baru mengenai budaya negara lain. Memperluas kesempatan kerja. Dengan menguasai bahasa asing khususnya Bahasa Inggris, kamu akan lebih siap untuk bersaing di dunia kerja. Semakin fasih dan baik kemampuan berbahasamu, semakin luas juga kesempatan kerja yang akan kamu terima. Kamu bisa masuk ke dalam perusahaan internasional atau bahkan langsung bekerja di luar negeri. Baca juga Kursus Bahasa Inggris Online – Bisa Dimana Saja – Bergaransi Memilih Kursus Bahasa Inggris Memilih lembaga kursus Bahasa Inggris tentu saja tidak boleh asal-asalan. Kamu bisa mencari tahu dan membandingkan satu dengan yang lainnya dari faktor biaya kursus bahasa Inggris, materi yang ditawarkan, fasilitas yang disediakan, bahkan jaminan apa yang diberikan. Wall Street English menyediakan semua yang kamu butuhkan, mulai dari proses belajar bahasa Inggris yang efektif sampai juga jaminan uang kembali jika kamu tidak mengalami perkembangan selama kursus. Memangnya, apa sih yang membuat Wall Street English berbeda dengan lembaga pengajar lain? Bukan kursus, melainkan membership Wall Street English Indonesia bukanlah kursus seperti lembaga yang lainnya, melainkan membership. Apa saja jenis membership yang disediakan oleh Wall Street English? 1. WSE Deluxe online dan offline WSE Deluxe merupakan kelas Bahasa Inggris dasar General English yang ditujukan baik untuk pemula maupun yang sudah fasih berbahasa Inggris dan ingin meningkatkan kemampuan lebih lanjut. Program ini menggabungkan proses pembelajaran akademik dan aktivitas lifestyle untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dengan lebih efektif. 2. WSE GO khusus online Wall Street English mengutamakan pembelajaran yang menyenangkan, fleksibel, dan efektif. Untuk itu kami menghadirkan WSEGO dengan metode belajar Bahasa Inggris yang berbasis 100% online. Pelajaran dan kelas dikemas secara interaktif yang dapat diakses di mana saja dan kapan saja melalui aplikasi digital learning platform kami. Belajar Bahasa Inggris 100% online dengan WSEGO. Kami bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris Anda walaupun harus DiRumahAja. 3. WSE Club Rasakan pengalaman berbahasa Inggris offline di Wall Street English. Wall Street English Club adalah kelas dari Wall Street English Indonesia. Program ini akan memberikan kamu pengalaman berbahasa Inggris di dalam Total English Environment. Untuk info lebih lanjut tentang jenis membership di Wall Street English Indonesia, kunjungi halaman ini. Fasilitas yang mumpuni Apa sih yang kamu bayangkan jika mendengar kata “kursus”? Belajar di kelas dengan tegang? Tidak adanya interaksi antara guru dan murid? Di Wall Street English kamu akan menemukan layanan serta fasilitas yang berbeda, karena Wall Street English bukanlah kursus, melainkan membership. Fasilitas belajar yang bisa kamu nikmati adalah Social Club Merupakan sebuah kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan percakapan bahasa Inggris sambil melakukan kegiatan yang menyenangkan. Kamu bisa ngobrol dengan member dan native trainers sambil melakukan kegiatan kesukaanmu. Dengan sambil melakukan kegiatan, kamu akan menjadi rileks dan percaya diri semakin meningkat. Chat Hour Tahukah kamu bahwa kunci untuk menguasai Bahasa Inggris adalah dengan membiasakan untuk berbicara dengan orang lain. Dalam fasilitas Chat Hour, kamu bebas untuk membicarakan apapun yang kamu suka dengan member lain sambil dibimbing oleh para native trainers. Selain bisa meningkatkan kemampuan conversation, lingkar pergaulan kamu juga akan semakin besar, lho! Baca juga Les Privat Bahasa Inggris Terbaik Langsung dgn Native Trainer Community Lingkungan merupakan salah satu faktor mendukung dalam proses belajar. Di Wall Street English kamu akan bergabung bersama orang-orang yang suportif dan sefrekuensi untuk saling belajar dan maju. Bahkan, komunitas dalam Wall Street English juga dibagi-bagi sehingga kamu bisa memilih mana yang paling cocok untuk kamu. Komunitas apa saja sih yang ada di dalam Wall Street English? LEAP. Apakah kamu memiliki ketertarikan dalam bidang akademik? Atau butuh teman-teman yang tertarik untuk belajar di luar negeri? Mungkin butuh rangkulan dari teman-teman yang hebat dalam dunia pekerjaan? Komunitas LEAP mungkin cocok untukmu. Topik-topik menarik seperti entertainment dan youth development akan sering dibahas dalam komunitas ini. The Syndicate. Apakah kamu seorang wirausaha? Ingin belajar mengembangkan bisnis yang lebih besar? Mari bergabung dengan komunitas The Syndicate! Selain kamu mendapatkan ilmu-ilmu baru, relasi bisnis kamu juga akan semakin luas dan bertambah. CRE-8. Siapa di antara kamu yang tertarik untuk melanjutkan kuliah di bidang seni? Atau kamu memiliki jiwa art yang tak terbendung? Dalam CRE-8 kamu akan dipertemukan dengan orang-orang super kreatif yang akan membantu kamu mencari ide dan inspirasi. Selain jago bahasa Inggris, jiwa seni kamu juga akan semakin terasah dengan kegiatan-kegiatan seru. Re-charge. Otak sudah mumet dan butuh sesuatu yang segar? Ikut ke dalam komunitas Re-charge yang memiliki tujuan untuk menyegarkan tubuh, jiwa, dan pikiran. Topik atau bahasan dalam komunitas ini akan fokus seputar self care, tips travelling, bahkan bagaimana cara meningkatkan percaya diri. Aktivitas akademik Fokus utama dalam mencari kursus Bahasa Inggris adalah materi dan standar akademik yang diberikan. Di Wall Street English, materi apa saja yang diberikan? Digital learning platform. Wall Street English akan terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kursus bahasa Inggris yang konvensional harus disesuaikan dengan era digital dengan menyediakan digital learning platform. Layanan ini memberikan pelajaran yang interaktif serta digital work book yang mudah diakses di mana saja dan kapan saja. Face to face session. Walaupun kamu bisa belajar bahasa Inggris secara online, sesi face-to-face juga sangat penting untuk perkembangan kemampuan berbahasa Inggris. Dalam sesi ini, member bisa berinteraksi dengan para native trainers serta member lain dan juga memilih kelas tambahan yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Baca juga Kursus Bahasa Inggris Terbaik di Indonesia – Dijamin Berhasil! Biaya kursus Bahasa Inggris yang kompetitif dan ada garansinya Bisa dikatakan bahwa biaya merupakan faktor utama dalam memilih kursus Bahasa Inggris. Namun, kamu juga harus memperhatikan bahwa biaya kursus harus berbanding lurus dengan materi yang diberikan dan juga efektifitas perkembangan kemampuan berbahasa Inggris. Di Wall Street English, biaya yang ditawarkan akan sesuai dengan fasilitas yang diberikan apalagi diberikan jaminan uang kembali 100%. Mau tau harga dan biaya belajar bahasa Inggris di Wall Street English Indonesia? Langsung saja hubungi kami di sini. Kamu juga bisa memulai dengan mengetahui level Bahasa Inggris kamu. Yuk, isi kuis di bawah ini agar tahu tingkat kemampuan Bahasa Inggris kamu!
pengalaman les di wall street